Oktober 3rd, 2011 by lebihbijaksana
Ketika saya sendang bertukar pikiran dengan teman tentang kehidupan, ada cerita dan pandangan yang dia utarakan yang menggelitik saya. Dia bercerita demikian :
Hidup ini sudah ada yang mengatur, Tuhan yang menentukan arah hidup setiap manusia. Untuk itu hidup harus kita jalankan sekedarnya, sebagai contoh, kita yang berusaha demikian keras dalam mencari uang, tapi tetap saja hasilnya hanya cukup buat makan, tapi lihat saudara saya, dia tidak terlalu pintar, hidup biasa saja, tapi begitu dapet objekan, keuntunganya berlipat-lipat, dia bisa hidup senang, padahal usaha yang dia keluarkan hanya sedikit saja. Jadi kesimpulannya adalah kita tidak usah terlalu berusaha, jalankan saja bila nanti memang kehendak yang Maha Kuasa kita akan menjadi orang berhasil dan orang kaya. Read the rest of this entry »
Posted in Memahami | No Comments »
April 25th, 2011 by lebihbijaksana
Ditulisan yang lalu saya menuliskan tentang wanita dan pikirannya. Rasanya tidak adil bila tidak menuliskan tentang pria dan pikirannya.
Pria dengan pikirannya yang panjang membuatnya terlambat dewasa dibandingkan wanita. Hal ini tidak disukai oleh wanita. Sehingga terkadang pria yang sudah berumur bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih muda, karena pria yang seusianya tidak dewasa bagi si wanita.
Read the rest of this entry »
Posted in Memahami, Memahami Pria | No Comments »
April 22nd, 2011 by lebihbijaksana
Bunuh diri bagi sebagian besar orang merupakan perbuatan yang tidak masuk akal.
Banyak orang yang menghujat orang yang melakukan bunuh diri ataupun yang ingin melakukan bunuh diri. Mereka mencemoohnya dengan menyebutnya perbuatan yang pengecut, tidak bertanggung jawab bahkan menyebutkan perbuatan sesat dan dosa.
Mereka tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah.
Saya mengenal orang-orang yang ingin melakukan bunuh diri. Saya mengenal orang yang sudah melakukan bunuh diri. Bahkan saya sendiri pernah ingin melakukan bunuh diri.
Read the rest of this entry »
Posted in Kematian | 2 Comments »
April 20th, 2011 by lebihbijaksana
Wanita memiliki pikiran yang lebih “pendek” dari pada pria. Terkadang saya jengkel karena pemikirannya yang pendek tersebut terkadang merugikan dirinya sendiri dan orang lain.
Sebagai contoh ketika berbelanja melihat harga discount beli 3 gratis 1, dianggapnya murah lalu membeli barang tersebut, padahal yang terjadi sebenarnya adalah membeli 4 buah dengan discount 25% padahal mungkin yang dibutuhkan 1 saja.
Read the rest of this entry »
Posted in Memahami, Memahami Wanita | No Comments »
April 18th, 2011 by lebihbijaksana
Wanita Racun Dunia, merupakan lagu The Changcuters yang cukup terkenal.
Mari kita lihat apakah benar Wanita itu Racun Dunia ?
Di sejarah terdapat catatan tentang kehancuran sebuah kerajaan terjadi karena wanita, seperti Cleopatra, di Indonesia Ken Arok dan Ken Dedes, bahkan di kitab suci juga menyebutkan tentang Adam dan Hawa.
Read the rest of this entry »
Posted in Keseimbangan, Memahami Pria, Memahami Wanita | No Comments »
April 15th, 2011 by lebihbijaksana
Secara statistik di dunia jumlah wanita lebih banyak dari pada pria, mungkin sebagian orang berpikir kenapa hal ini bisa terjadi. Meskipun di beberapa negara tertentu jumlah pria lebih banyak dari pada wanita.
Tulisan ini bukan dibuat untuk mendukung poligami, karena ternyata jumlah wanita tersebut bila diurutkan menurut umur terjadi hal berikut ( ini menurut badan statistik di Indonesia)
Read the rest of this entry »
Posted in Bijaksana, Keseimbangan, Memahami Pria, Memahami Wanita | 3 Comments »
Desember 7th, 2010 by lebihbijaksana
Mungkin anda pernah mendengar atau membaca tentang buku atau film yang berujudul The Secret To You karangan dari Rhonda Byrne.
Buku/Film ini sangat luar biasa bagi saya, meskipun tentu saja ada beberapa yang menentang isinya.
Saya tidak akan membahas tentang kelompok yang menentang tersebut, saya ingin mengajak anda untuk mengambil inti yang baik dari The Secret To You ini.
Read the rest of this entry »
Posted in Bijaksana, Keseimbangan, Memahami | 3 Comments »
April 1st, 2010 by lebihbijaksana
Saya teringat dengan film Box Office Final Destination.
Film tersebut menceritakan tentang sekelompok orang yang seharusnya meninggal dalam kecelakaan tapi karena seseorang melihat De Ja Fu (merasakan/melihat sesuatu sebelum terjadi) kelompok orang tersebut terselamatkan. Tapi karena takdir mereka seharusnya meninggal, maka malaikat maut mengincar nyawa mereka dan satu persatu meninggal dalam kecelakaan.
Film tersebut membuat saya mengenang tentang “melewati kematian” yang sudah saya alami.
Berikut ceritanya, ketika saya lulus S1 tahun 1996, saya bekerja ke Jakarta. Saya berangkat dengan cita-cita yang tinggi, yaitu ingin mengumpulkan banyak uang dan segera menikah. Cita-cita anak muda terkadang lucu kalau mengingatnya.
Ternyata kehidupan tidaklah mudah. Jakarta merupakan kota yang kejam, melahap semua orang lugu. Saya menginap di rumah saudara dan mulai mencari kerja.
Saya berusaha untuk bertahan selama mungkin hidup di Jakarta, yang tentu saja memiliki biaya hidup yang tinggi, jauh lebih tinggi dibandingkan dulu saya kuliah di Jogjakarta. Sebagai gambaran waktu itu, hidup saya di Jogja selama 1 bulan cukup dengan uang Rp. 100 rb, itu saja sudah di bilang mewah, karena setiap hari makan 2 kali dengan lauk ayam, sayur, es teh dan nasi sepiring. Sewa kamar kost Rp. 350 rb setahun.
Read the rest of this entry »
Posted in Kematian, Keseimbangan, Ketakutan Dan Keberanian, Memahami | 3 Comments »
Januari 26th, 2010 by lebihbijaksana
Apakah hantu itu ada ?
Pertanyaan yang menggelitik banyak orang.
Banyak sekali orang yang percaya hantu itu ada. Sebagian besar karena kepercayaan bukan karena mereka melihatnya. Sebagian lagi karena ketakutan menganggap bahwa hantu itu ada.
Tapi sebenarnya hantu itu ada atau tidak ? Saya punya pengalaman dengan hantu, berikut ceritanya.
Saya dulu kuliah di Jogjakarta, karena syarat lulus mengharuskan KKN (Kuliah Kerja Nyata), maka pada waktu itu saya diharuskan KKN ke suatu dusun di Wonosari Gunung Kidul maka saya dan 4 orang lainnya (dalam satu kelompok) berangkat kesana. Waktu itu tahun 1996.
Kondisi disana sangat sederhana, rumah tersebar dengan jarak yang berjauhan. Tempat yang tandus, sehingga kebanyakan orang menanam singkong, karena daerahnya yang kering, sedangkan tanaman singkong tidak memerlukan perawatan yang berlebihan. Listrik sangat minim sekali, di rumah paling lampu 5 watt. Televisi merupakan kemewahan disana, sehingga satu rumah yang memiliki Televisi akan di datangi oleh penduduk yang lain.
Read the rest of this entry »
Posted in Hantu, Kematian, Keseimbangan, Ketakutan Dan Keberanian | 5 Comments »
Maret 8th, 2009 by lebihbijaksana
Kehidupan akan selalu menyeimbangkan diri, baik sadar atau pun tidak. Sama seperti panas dan hujan. Terlalu lama di musim panas, akan berbahaya karena hujan akan meminta bayarannya. Demikian juga dengan manusia, secara tidak langsung akan menyeimbangkan diri, baik itu ekonomi ataupun sifat dan kebiasaannya.
Saya tergerak untuk menuliskan perubahan yang luarbiasa pada ekonomi tingkat bawah pada generasi ini. Saya sering ke warnet dan game center di Jakarta Barat. Di sana terdapat banyak sekali warnet dan game center, terutama ada salah satu game center yang murah yaitu Rp. 2.000,- perjam.
Read the rest of this entry »
Posted in Keseimbangan | No Comments »